Melihat Sisi Perempuan dalam Karya Seni Pameran "Babon"

Melihat Sisi Perempuan dalam Karya Seni Pameran "Babon"

Advertisement

Pameran "Babon" di Galery Sangkring Art, Sabtu (25 Februari 2017). PWM/Mutaya

Saya hari ini belanja inspirasi ke Sangkring Art. Saya melihat-lihat pameran bertajuk “Babon #2”. Saya sampai di Sangkring Art sore hari, pada Sabtu, (25 Februari 2017), kurang lebih pukul 16.00 WIB. Sebelum ke Sangkring, saya mampir dulu ke Warung Kebon milik kenalan saya yang sama-sama berada di Nitiprayan, Kasihan, Bantul. Warung Kebon dan Sangkring Art, berdiri di ruas jalan yang sama. Jaraknya pun berdekatan.


Setelah memarkir motor di area parkir Warung Kebon, saya berjalan kaki ke Sangkring Art. Di sana saya melihat sudah ada beberapa pengunjung, dan dua orang penjaga pameran. Pengunjung menikmati berbagai macam karya instalasi, lukisan, dan video.

Tatap mata saya langsung tertumbuk pada sebuah karya instalasi berupa gelas dan cangkir yang dirangkai jadi satu dengan tali sejenis senar pancing. Hal pertama yang saya pikirkan dari karya itu ialah bagaimana seniman, dengan kesabarannya melubangi cangkir hanya sebesar senar itu kemudian merangkainya dalam bentuk yang panjang. Karya itu diikat di langit-langit ruang pameran, sehingga menjulang ke atas, dan sekilas seperti ular.

Setelah mengamati karya itu, saya mengamati lukisan-lukisan wajah perempuan berbagai rupa. Setiap wajah menyiratkan kecemasannya masing-masing, tapi juga tak luput dari sirat kebahagiaan dan keluguan serta ketulusan. 

Wajah, Lukisan di Pameran "Babon" di Galeri Sangkring Art, Sabtu (25 Februari 2017). PWM/Mutaya


Dari lukisan-lukisan itu, saya masuk ke bilik lainnya. Saya menyaksikan sebuah karya, patung terbuat dari kain yang duduk di tengah-tengah ruangan. Patung itu dari kejauhan nampak seperti manusia akar, tapi ternyata bukan. Patung itu bukanlah patung manusia akar, namun patung yang ditempeli dengan puluhan burung sehingga memiliki daya hidup campuran, dari patung manusia itu sendiri dipadukan dengan daya hidup patung-patung burung yang nempel. Ini seperti menandakan, perempuan, dalam setiap kehidupan di mana pun kedudukannya, selalu memiliki perasaan ganda. Ia bebas tapi juga tak sebebas yang diharapkan. Ia bisa memiliki kebebasan atas kemauannya sendiri, hidup dalam pilihannya atau justru terjerat dalam kehidupan yang tidak memberinya pilihan. Patung itu duduk, burung-burung itu nempel di pundak, bahu, dan kakinya. Kebebasan mendekat padanya, namun ia tak bisa beranjak dari tempatnya, begitulah yang saya lihat. 
Pameran "Babon" di Sangkring Art, Sabtu (25 Februari 2017). PWM/Mutaya

Hal-hal kontras terasa di bilik selanjutnya. Karya dengan judul “Insomnia” lebih jelas lagi menggambarkan keadaan perempuan sebagai seorang pribadi. Bantal-bantal yang disusun dalam karya instalasi itu memiliki masalahnya masing-masing. Seperti halnya setiap manusia, tak hanya perempuan memiliki masalahnya masing-masing hingga membuatnya kesulitan tidur, mengalami insomnia atau mimpi buruk. Harapan-harapan bukannya tak pernah disuarakannya dalam doa, tapi apa daya, kehidupan bukan kuasa setiap pribadi, namun kuasa pemilik semesta, dialah yang paling tahu skenario apa yang paling tepat untuk si individu. 
Pameran "Babon" di Galeri Sangkring Art, Sabtu (25 Februari 2017). PWM/Mutaya


Selanjutnya, langkah saya terhenti pada sebuah karya instalasi berupa perempuan yang duduk menunduk, telapak tangan kirinya memegangi tangan kiri patung yang nampak seperti seorang anak. Kedua patung itu duduk di sebuah kursi, ada meja di hadapan mereka. Meja itu kosong, tak ada makanan atau hiasan sekalipun. Si anak, yang nampak kerempeng, wajahnya menempel pada meja, istilah Jawanya, ngglosor. Sementara wajah patung perempuan itu, dengan rambut panjang tergerai, dan payudara yang nampak menonjol, nampak seperti sedang menenangkan patung anak itu. Seniman patung ini, menurut saya sedang menunjukkan perempuan, sebagai seorang ibu, istri, kakak, adik, atau teman sekalipun harus mampu menenangkan kegelisahan teman kita, rasa lapar anak kita, bersabar dengan kemampuan suami yang ternyata tak mampu mencukupi nafkah sehari-hari, serta juga dituntut untuk menjadi kakak yang bisa diandalkan oleh adik-adiknya setiap waktu. 

Pameran "Babon" di Galery Sangkring Art, Sabtu (25 Februari 2017). PWM/Mutaya

Dari sekian banyak karya, baik itu instalasi maupun lukisan, saya menangkap beberapa karya yang kurang matang. Ada proses yang tersendat dari dalam diri seniman yang membuatnya. Mungkin kesibukan menyebabkan hal itu terjadi, semoga bukan karena kurangnya observasi dan pengalaman seniman terhadap topik yang hendak dibicarakannya di dalam karya.

Saya terkejut dengan kemampuan seniman-seniman ini membagi waktu, untuk berkarya dan menjalankan kewajibannya masing-masing sebagai seorang makhluk sosial dan individu di tengah masyarakat. Seperti Puthut EA bertanya, “Apakah seni mengharuskan konsentrasi khusus, waktu-waktu yang istimewa, luang, tenang, sehingga setiap karya bisa digarap dengan baik, atau justru kebalikannya, ketika mereka harus pintar membagi waktu, justru karya itu menemukan kekuatannya?”

Saya tak tahu jawaban yang paling tepat itu bagaimana. Namun, Putut, dalam pengantar pameran berkata, “Saya memilih yang terakhir, karena secara psikologis, tempaan rutinitas sehari-hari menghasilkan endapan dan lapisan estetika, yang akan bisa dieksekusi dengan baik justru dalam situasi yang serba 'terbatas.' sehingga keterampilan memberi bumbu di masakan, termanifestasi di karya-karya mereka.”

Advertisement


Contact Us
Naraya Trip Planner
Alamat Kantor Pusat : Jl. Raya Purworejo - Magelang Km. 7 No. 25

Email: paketwisatamurahku@gmail.com

WA/SMS 1 : 085-700-474-743 (Aix)
WA/SMS 2 : 085-700-474-743 (Widi)

PIN BB 1 : D2052660 (Aix)
PIN BB 2 : D2052660 (Widi)

Office hours :
Monday to Friday 09.00 – 16.30 (GMT + 7)
Saturday 09.00 – 13.00 (GMT + 7)
jual motor honda new baru jogja murah cash kredit

Rental dan Sewa Sound System Jogja Murah

Lihat Juga Paket Wisata Kami Lainnya:
- Paket Tour Singapore [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Tour ke Jepang [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Study Tour [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata Korea [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata Jogja [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata China [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata Malang [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata Bromo [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata Green Canyon Pangandaran [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata Malaysia [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata Bali [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata Bandung [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata Pulau Tidung [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata Karimunjawa [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata Pulau Seribu [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata Dieng [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata Lombok [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Tour Hongkong [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Honeymoon Bulan Madu [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Tour Thailand [ Lihat harga paket klik disini ]
- Paket Wisata Raja Ampat [ Lihat harga paket klik disini ]
- Sewa Mobil Jogja [ Lihat harga klik disini ]
- Sewa Bus Jogja [ Lihat harga klik disini ]

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Cari Paket Wisata Murah

DMCA.com Protection Status